Senin, 16 Februari 2015

Bisnis Sate Untung Rp.160 Juta Perbulan



Bisnis Sate Untung Rp.160 Juta Perbulan - Sukses tidak dapat diraih dengan cara berdiam diri atau berleha-leha. Namun keberhasilan hanya bisa didapat dengan bekerja keras, tekun, ulet dan sabar. Selain itu, kesuksesan bisa diraih dimana saja dan dalam bidang apapun. Seperti yang dialami H. Simin. Ia sukses menjadi pengusaha sate yang kaya raya di Jakarta yang memasok sate hingga ke berbagai hotel berbintang di Jakarta. 
 
Bisnis Sate Untung Rp.160 Juta Perbulan
Bisnis Sate Untung Rp.160 Juta Perbulan (http://www.masteresep.com)
Awalnya, H. Simin adalah penjual sate keliling menggunakan gerobak dorongnya. Sate…satee…begitu yang diucapkan Simin. Ia menjajakan sate jualannya secara berkeliling ke berbagai perkampungan maupun ke berbagai kompleks perumahan di Jakarta. Pria yang berasal dari Madura ini tak kenal lelah menawarkan satenya dari satu ke rumah lainnya.

Orang Madura memang dikenal sebagai masyarakat pekerja keras. Mereka berani merantau ke berbagai daerah untuk mencari penghidupan yang layak dengan cara berjualan sate, menjadi tukang cukur, pengepul barang-barang bekas dan lain sebagainya. Dan salah satunya Simin yang berjualan sate Madura secara berkeliling. Pria kelahiran 1965 ini merupakan orang Madura yang mencoba peruntungan dengan berjualan sate di Jakarta. 

Simin mengikuti jejak orangtuanya merantau ke Jakarta pada tahun 1980. Orangtuanya berprofesi sebagai pedagang sate membuat Simin bertekad membantu usaha orangtuanya tersebut di jalan Bangka daerah Jakarta Selatan. Maka di tahun 1980 itu merupakan awal Simin mengenal dunia sate. Pada waktu itu, ia hanya bertugas membeli berbagai keperluan membikin sate, dan membikin tusuk sate dan lain sebagainya. Kemudian pada tahun yang sama, ia dipercaya berjualan sate Madura secara keliling. 

Pada tahun 1993, Simin memutuskan untuk memulai usaha secara mandiri walaupun sempat ditentang kedua orangtua. Ia ingin hidup mandiri yang lepas dari bayang-bayang kedua orangtuanya. Kemudian Simin membeli seekor ayam yang kemudian dijadikan sate. Sejak saat itulah, ia menjadi penjual sate mandiri yang berkeliling di komplek perumahan di Ibukota Jakarta untuk menjajakan sate dagangannya. 

Ia mengalami berbagai kendala dan hambatan dalam menjual satenya. Pada waktu itu, satenya tidak laku terjual sedikitpun walaupun suaranya sudah sampai habis dan telah berpuluh-puluh kilometer telah ia tempuh. Sebagai pria pekerja keras, ia tak menyerah. Di hari kedua, Simin terus berjualan sate secara keliling sehingga di hari selanjutnya ia mulai mendapatkan beberapa pelanggan setia. 

 Bisnis Sate Untung Rp.160 Juta Perbulan
Salah satu kelebihan sate Simin adalah kualitas satenya yang baik dan cita rasanya yang enak dan memiliki ciri khas sehingga cocok di lidah banyak orang.  Kesempatan besar datang padanya, pada saat ia mendapat kucuran dana dari Bank Negara Indonesia sekitar Rp 40 juta. Uang itu digunakannya sebagai modal usaha untuk memulai usaha warung sate di kawasan Warung Tenda. Ia memutuskan berhenti berjualan sate secara keliling, dan lebih memiilih berjualan sate di warung atau tenda. 

Di tempat barunya, sate Simin mulai dikenal orang banyak. Satenya sangat lezat dan harum membuat banyak orang ketagihan. Pemasaran dari mulut ke mulut pun berjalan lancar sehingga berbondong-bondong masyarakat Jakarta membeli sate Simin setiap harinya dalam porsi besar dan kecil. 

Ditanya mengenai kiat suksesnya, Simin hanya berkata bahwa kiat suksesnya adalah selalu menjaga kebersihan, dan mematok harga sate tidak terlalu mahal melainkan dengan harga terjangkau sekali. Selain itu, ia mempunyai racikan bumbu sate sendiri yang khas yang dimilikinya. 

Untuk memperdalam pengetahuannya soal sate, ia mengikuti pelatihan tentang pembuatan sate, pembakaran sate yang baik, alat-alat yang diperlukan untuk standar hotel sehingga ia mampu menghadirkan sate yang bercita rasa kelas hotel berbintang. Berawal dari sanalah, akhirnya Simin mendapatkan pesanan sate dari beberapa hotel berbintang di Jakarta. 

Keuntungan bersih yang didapatkan Simin dari berjualan sate mencapai Rp.160 juta perbulan. Wow, lumayan bukan?? Dari keuntungan tersebut, pria yang supel dan ramah ini mampu menjalankan ibadah haji dan menyekolahkan anak-anaknya hingga jenjang perguruan tinggi.
Simin mengakui karyawannya adalah asset berharga bagi dirinya. Oleh sebab itu, ia selalu menjaga hubungan baik dengan para karyawannya secara kekeluargaan agar tidak ada jarak.

 Salah satu obsesi Simin selanjutnya adalah membuka restoran khusus sate. Ia yakin usaha restorannya kelak akan laris manis karena ia mempunyai pelanggan tetap dimulai dari masyarakat, hotel berbintang hingga ke berbagai perusahaan besar di Ibukota Jakarta. Bisnis Sate Untung Rp.160 Juta Perbulan